Ubuntu Akan Diuji di “Smartphone” Android

KOMPAS.com — Sistem operasi mobile Ubuntu resmi diperkenalkan oleh Canonical pada 3 Januari 2013. Untuk melakukan uji coba lanjutan, Canonical akan memasang Ubuntu pada telepon seluler pintar Samsung Galaxy Nexus, yang sejatinya didesain untuk menjalankan Android.

Uji coba itu bakal dilakukan dalam konferensi Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, akhir Februari 2013. Canonical akan melakukan perbaikan untuk menambal celah yang masih ada di Ubuntu mobile.

Aksi pamer ini dilakukan Canonical untuk menarik perhatian pengembang aplikasi. Canonical berjanji merilis application programming interface (API) agar para p

engembang mau membangun aplikasi di Ubuntu.

Tak menutup kemungkinan ponsel Android dapat menjalankan Ubuntu, tetapi pengguna harus melakukan beberapa modifikasi yang tidak mudah dan berisiko. Dengan menjalankan Ubuntu di ponsel Android, fitur-fitur yang sebelumnya ada kemungkinan tak bisa digunakan.

Ubuntu dan Android memiliki kesamaan pada inti program (kernel). Keduanya sama-sama menggunakan kernel Linux.

Ubuntu mobile dirancang agar dapat berjalan di perangkat dengan prosesor berarsitektur
Canonical pun ingin Ubuntu dapat menjangkau segmen pasar kelas menengah ke bawah dan menengah ke atas.

Perusahaan asal Inggris ini berharap perangkat berbasis Ubuntu dapat dirilis pada akhir 2013. Namun, produsen yang akan mengadopsi dan memasarkan ponsel Ubuntu belum diketahui.

 

 

sumber : http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/01/11/13584232/Ubuntu.Akan.Diuji.di.Smartphone.AndroidARM dan X86. 

Smartphone Ubuntu Incar Pengguna High End & Entry Level

Jakarta – OS Ubuntu yang baru saja diperkenalkan oleh Canonnical– perusahaan di balik distribusi Ubuntu– akan menyasar dua segmen pengguna mobile, yakni smartphone high end dan menengah ke bawah.

Pendiri Canonical Mark Shuttleworth mengatakan, OS Ubuntu untuk smartphone dapat membantu operator meningkatkan penggunaan data di antara konsumen yang biasanya hanya menggunakan untuk telepon dan pesan saja. Selain itu, juga dapat merangkul pengguna yang biasa memanfaatkan penggunaan web dan email di ponsel mereka.

“Kami mendefinisikan era baru konvergensi di bidang teknologi, dengan satu sistem operasi terpadu yang mendukung komputasi awan, pusat data, PC dan consumer electronics lainnya,” kata Shuttleworth, sepertidetikINET kutip dari The Next Web, Kamis (3/1/2013).

Dalam sebuah demo, tampak interface smartphone berbasis Ubuntu ini cukup menarik dengan keempat tepi layarnya yang bisa menampilkan menu atau ikon aplikasi.

Pengguna dengan mudah menemukan konten dan beralih di antara aplikasi dengan menyapu ke semua empat sisi layar.

OS ini akan akan mendukung web yang berbasis HTML5 dan aplikasi bawaan asli–yang mungkin akan tersedia dalam tool aplikasi layaknya App Store atau Play Store.