Apa itu Internet of Things (IoT)?

Merupakan sesuatu yang baru, teknologi terbaru bagi dunia, dan bahkan bagi Indonesia merupakan hal-hal yang bisa kita masukkan dalam kelompok “teknologi masa depan“. Internet of Things diperkirakan oleh para insinyur terkait (khususnya pakar di sektor Information Technology) akan benar-benar terwujud di negara-negara seluruh dunia secara “merata” pada tahun 2025. Hal ini seiring dengan adanya teknologi jaringan nirkabel internet 5G yang telah dipersiapkan oleh para perusahaan terkait (Saat ini tercatat yang dominan adalah Huawei dan Alcatel-Lucent), untuk diperkenalkan tahun 2018 dan akan dihadirkan ke pengguna tahun 2020. Tentu saja ini bisa lebih cepat atau lebih lambat.

Apa-itu-Internet-of-Things

Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IOT) dalam bahasa indonesia secara singkat adalah hal-hal tentang internet. Menurut Wikipedia IoT adalah jaringan objek fisik atau “hal-hal” tertanam yang berhubungan dengan elektronik, software, sensor dan konektivitas, yang berarti melalui sistem komputasi tertanam namun mampu menggabungkan dalam infrastruktur internet yang ada.

Dalam makna yang sederhana, IOT itu adalah hal-hal yang akan diarahkan ke internet, semuanya! Demi kemudahan hidup dan kelancaran bisnis. Hal ini bertujuan supaya seseorang bisa memanfaatkan waktu harian mereka dengan sebaik-baiknya.

Istilah “Internet of Things” pertama kali didokumentasikan oleh seorang visioner Inggris, Kevin Ashton, pada tahun 1999. IOT diharapkan untuk menawarkan konektivitas canggih dari perangkat, sistem, dan jasa, mendukung Machine-to-Machine ( M2M) dan mencakup berbagai protokol, domain, dan aplikasi. Dan satu harapan yang paling tinggi, IoT akan terus diarahkan dalam mewujudkan sistem otomatisasi di hampir semua bidang bersama dengan teknologi canggih yang disebut “Smart Grid”.

Penerapan IoT dapat diklasifikasikan ke dalam lima kategori yang berbeda: alat-alat cerdas, rumah pintar, smart city, lingkungan cerdas, dan perusahaan yang cerdas.

Karena IoT nantinya pasti akan menghasilkan sejumlah besar data dari lokasi yang beragam yang dikumpulkan dengan sangat cepat, sehingga dibutuhkan peningkatan dalam hal meng-indeks, menyimpan dan mengolah data lebih baik dan lebih cepat. Untuk itu, perlu adanya komunikasi data yang canggih yang dapat meng-cover kebutuhan itu, dan semua terjawab dengan konsep “Teknologi 5G“. Sebuah teknologi jaringan nirkabel yang mempunyai efisiensi energi 1000 kali lebih baik dari 4G LTE, latensi yang lebih rendah, dapat mengatasi kepadatan pengguna secara bersamaan, dan tentu saja kecepatan downlink dan uplink yang meningkat.

Perangkat IoT (yang terhubung dengan internet) haruslah dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan sistem mekanik, listrik dan elektronik yang digunakan dalam berbagai jenis bangunan (misalnya, publik dan swasta, industri, lembaga, atau perumahan).

Sistem Otomasi rumah, seperti sistem otomatisasi bangunan lainnya, biasanya digunakan untuk mengontrol pencahayaan, pemanasan, ventilasi, AC, peralatan, sistem komunikasi, hiburan dan perangkat keamanan rumah untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, efisiensi energi, dan keamanan. Misalnya saja, dengan bantuan internet, pengguna membuka smartphone lalu menjalankan aplikasi, tampil disana semua perangkat rumah, dan dengan mudah pengguna dapat misalnya saja; menghidupkan pompa air, menghidupkan AC, pemanas air, penanak nasi dan lain sebagainya. Sehingga ketika sampai dirumah semua sudah siap, dan waktu istirahat dan menikmati hiburan bisa lebih lama.

IOT dapat membantu dalam integrasi komunikasi, kontrol, dan pengolahan informasi di berbagai sistem transportasi. Penerapan IoT diharapkan akan meluas ke semua aspek sistem transportasi, yaitu kendaraan, infrastruktur, dan kemudahan bagi pengemudi mobil dan kendaraan lainnya. Dalam hal ini, tidak akan ada istilah “tersesat” dengan mobil yang dibekali IoT akan menunjukkan jalan kemana Anda harus pergi (sekarang sudah ada, tetapi tidak menyeluruh), dengan IoT juga Anda akan lebih mudah terhubung dengan sistem keamanan kepolisian yang memandu Anda pada jalan-jalan tertentu yang mungkin macet atau ada perbaikan. Ya, semua akan dibuat menjadi mudah, dan sekali lagi untuk “memanfaatkan waktu hidup Anda sebaik-baiknya”. Interaksi dinamis sistem transportasi meliputi komunikasi antar komponen kendaraan, kontrol lalu lintas cerdas, parkir cerdas, sistem tol elektronik, dan keamanan serta bantuan jalan dengan GPS yang akan terus dimaksimalkan.

Internet of Thing Tahun 2020 – 2025

Menurut Gartner, Inc. sebuah perusahaan yang khusus melakukan penelitian untuk perkembangan teknologi, produk terbaru, dan riset pasar, mengatakan bahwa nanti akan ada hampir 26 miliar perangkat di Internet of Things pada tahun 2020, data ini didapat dari tren yang sudah berlangsung selama beberapa tahun yang lalu. Sementara itu, ABI Research memperkirakan bahwa lebih dari 30 miliar perangkat akan terhubung secara nirkabel ke internet pada tahun 2020. Sesuai survei terbaru dan studi yang dilakukan olehPew Research Internet Project, sebagian besar ahli teknologi 83 persen menyatakan setuju dengan gagasan bahwa Internet Things akan memiliki efek luas dan menguntungkan dalam kehidupan dan bisnis pada tahun 2025.

Pemerintah Inggris, dalam anggaran mereka tahun 2015, mengalokasikan sekitar £ 40.000.000 untuk penelitian ke dalam Internet of Things. Kanselir, Rt Hon George Osborne, mengemukakan bahwa Internet of Things adalah tahap berikutnya dari revolusi teknologi informasi dan komunikasi yang mampu menciptakan kemajuan transportasi di perkotaan, perlengkapan canggih untuk perangkat medis dan tentu saja untuk peralatan rumah tangga.

Sumber: http://ashimima.com/apa-itu-internet-of-things-iot/

Microsoft Hadirkan Keyboard Lipat yang Mendukung Perangkat Android, iOS serta Windows

keyboard-lipat_1

Sebuah keyboard universal untuk perangkat elektronik berbagai platform secara resmi diperkenalkan oleh Microsoft. Tak hanya bisa dipakai di berbagai platform, Universal Foldable Keyboard tersebut juga merupakan keyboard yang bisa dilipat. Dengan begitu, keyboard ini bisa dibawa dengan ringkas.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perangkat ini merupakan sebuah keyboard universal. Bisa dipakai baik untuk perangkat berbasis Windows, Android ataupun iOS. Cara menghubungkannya pun cukup mudah karena memakai konektivitas Bluetooth. Selain itu, keyboard ini juga bisa dipasangkan dengan lebih dari satu perangkat pada saat yang bersamaan.

keyboard-lipat_2

Lebih lanjut, Universal Foldable Keyboard milik Microsoft ini mempunyai fitur spill resistant hadir dengan eksterior berbahan kain serta mempunyai baterai yang sanggup bertahan hingga tiga bulan untuk sekali pengisian.

Microsoft menurut rencana akan mulai memasarkan keyboard terbarunya ini pada bulan Juli mendatang. Untuk harganya, paling tidak siapkan uang 100 USD untuk bisa memperoleh keyboard mobile lipat yang satu ini.

Sumber: http://www.beritateknologi.com/microsoft-hadirkan-keyboard-lipat-yang-mendukung-perangkat-android-ios-serta-windows/

Aplikasi Messenger WhatsApp kini Resmi Bisa Dijalankan di Komputer Desktop

web-whatsapp

WhatsApp kini telah secara resmi meluncurkan aplikasi Web WhatsApp yang ditujukan untuk para pengguna pc desktop. Keberadaan aplikasi Web WhatsApp ini pun memungkinkan para pengguna perangkat desktop untuk bisa mengakses akun WhatsApp serta berkomunikasi secara langsung menggunakan layanan mereka.

Namun untuk menggunakan aplikasi Web WhatsApp ini, para pengguna pc harus terlebih dulu mempunyai akun WhatsApp pada perangkat smartphonenya. Selanjutnya, untuk bisa melakukan login pada layanan Web WhatsApp tersbut, pengguna WhatsApp terlebih dulu harus melakukan scan pada kode QR yang ada di halaman Web WhatsApp. Untuk memperoleh kode QR tersebut, pengguna WhatsApp pun bisa menuju ke link ini.

Dan sayangnya, tak semua pengguna platform mobile bakal bisa menjalankan akun WhatsApp miliknya di perangkat desktop. Pengguna smartphone yang bisa menggunakan Web WhatsApp antara lain adalah pengguna WhatsApp di Android, Windows Phone, BlackBerry serta BlackBerry 10. Dan sayangnya, pengguna iOS harus menunggu lebih lama karena terdapat keterbatasan WhatsApp dalam menghadirkan fitur terbarunya itu.

Sumber: http://www.beritateknologi.com/aplikasi-messenger-whatsapp-kini-resmi-bisa-dijalankan-di-komputer-desktop/

Apple dan IBM hadirkan MobileFirst untuk perangkat iOS

20141210aplikasi_ipad_bisnis

Jakarta (ANTARA News) – Apple dan IBM menindaklanjuti kerja samanya dengan merilis layanan untuk bisnis, IBM MobileFirst, yang menawarkan solusi-solusi bagi iOS.

Sebuah kelas baru yang dibuat untuk aplikasi-aplikasi bisnis dan mendukung layanan-layanan cloud yang membawa kemampuan analitis dan big data ke pengguna iPhone dan iPad dalam perusahaan, kata Apple dan IBM dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan, Rabu.

IBM MobileFirst untuk solusi iOS sekarang tersedia untuk pelanggan-pelanggan perusahaan dalam sektor perbankan, ritel, asuransi, layanan-layanan finansial, telekomunikasi, pemerintah, maupun maskapai penerbangan.

Sekarang IBM MobileFirst untuk iOS sudah digunakan oleh beberapa perusahaan besar dunia seperti Citi, Air Canada, Sprint, dan Banorte, kata Apple.

“Ini sebuah langkah besar untuk iPhone dan iPad dalam (layanan) enterprise, dan kami tidak sabar menunggu untuk melihat cara-cara baru menarik ini, organisasi-organisasi akan menggunakan perangkat-perangkat iOS untuk bekerja,” kata Philip Schiller, wakil presiden senior Apple untuk pemasaran seluruh dunia.

Aplikasi-aplikasi MobileFirst for iOS, menurut Apple, menempatkan mobilitas perusahaan ke dalam tingkat lebih dalam, membantu karyawan mengakses kemampuan-kemampuan penuh perusahaan di mana pun mereka berinteraksi dengan klien–lebih cepat, mudah, dan aman dibanding sebelumnya.

Beberapa aplikasi-aplikasi MobileFirst untuk iOS yang dirilis hari ini antara lain Plan Flight, Passanger+, Advise & Grow, Trusted Advice untuk perbankan, Retention, Case Advice, Incident Aware, Sales Assist, Pick & Pack, dan Expert Tech.

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/468606/apple-dan-ibm-hadirkan-mobilefirst-untuk-perangkat-ios

IBM Perkenalkan Aplikasi Email IBM Verse

0825359ibmverse780x390

KOMPAS.com – IBM memperkenalkan aplikasi email yang dimaksudkan untuk pengguna korporasi. Aplikasi ini disebut menggabungkan fungsi analitik dan kolaborasi sosial.

Aplikasi bernama IBM Verse disebut berbagai sarana berinteraksi – via email, rapat, kalender, berbagi  berkas, pesan instan, chat video, social update, dan lain-lain – dalam sebuah lingkungan kolaborasi.

IBM menyebutnya sebagai sistem pesan pertama yang dilengkapi ‘faceted search’, yang memungkinkan pengguna untuk menemukan dan mengambil informasi yang mereka butuhkan dari semua konten melalui email mereka.

IBM Verse menggunakan analitik built-in untuk menyediakan sebuah pandangan sekilas yang secara pintar menampilkan tindakan kita yang paling penting pada hari tertentu.

Pelanggan yang menggunakan IBM Verse bisa menanamkan fitur Watson, sehingga dapat bertanya kepada Watson tentang topik tertentu. Dengan demikian, IBM Verse plus Watson bisa menjadikan aplikasi ini sebuah asisten pribadi bagi pengguna.

IBM Verse dirancang untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait email. Meski merupakan alat yang berguna, email juga sering jadi sumber sakit kepala.

Analis industri TI memperkirakan ada 108 milyar email pekerjaan dikirim setiap hari; mengharuskan karyawan untuk memeriksa inbox mereka 36 kali dalam satu jam. Tapi, diperkirakan hanya 14% dari email tersebut benar-benar penting.

“Dengan IBM Verse, kami menantang tim perancang kami untuk secara keseluruhan mengubah pengalaman kolaborasi sosial dengan berfokus pada keterlibatan antar manusia dan hasil akhirnya, bukan pada pengelolaan pesan dan inbox,” tutur Bob Picciano, Wakil Presiden Senior, IBM Information and Analytics Group, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Minggu (23/11/2014).

Versi beta IBM Verse tersedia untuk pelanggan dan mitra tertentu di November 2014. Versi freemium, yang dihantarkan melalui IBM Cloud Marketplace, akan tersedia di kwartal pertama 2015.

IBM Verse juga akan ditawarkan sebagai sebuah aplikasi untuk iOS maupun Android.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/11/23/13500047/IBM.Perkenalkan.Aplikasi.Email.IBM.Verse

Cara IBM Perangi Wabah Ebola

IBM sediakan sistem pelaporan data dengan menggunakan perangkat mobile

275816_peta-ebola-ibm_663_382

 

VIVAnews – Menyusul langkah Microsoft dan Samsung beperang melawan virus Ebola, perusahaan International Business Machines (IBM) juga turun untuk melawan virus yang telah menewaskan ribuan orang.

IBM berkontribusi dengan cara berbeda dengan Microsoft dan Samsung. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menyediakan data super komputasi untuk melacak dan mencegah penyebaran wabah Ebola sejak dini. IBM menempatkan data super komputasi di Sierra Leone, salah satu negara wabah Ebola.

Melansir BBC, Senin, 27 Oktober 2014, IBM meluncurkan sistem yang memungkinkan warga melaporkan masalah yang terkait Ebola melalui komunikasi suara dan SMS perangkat mobile. Informasi yang dikirimkan itu kemudian dianalisis dan ditindaklanjuti pemerintah dan lembaga kesehatan.

Disebutkan, informasi yang dilaporkan warga disertai dengan data lokasi yang spesifik, sehingga hal ini mempercepat pelacakan badan pemerintah.

“Kami melihat kebutuhan untuk cepat mengembangkan sistem yang memungkinkan masyarakat terkena dampak langsung Ebola bisa memberi pemahaman berharga bagaimana melawannya,” ucap Dr Uyi Stewart, Kepala Ilmuwan IBM Research Afrika.

Stewart mengatakan akses teknologi telah membantu badan pemerintah untuk secara cepat bisa terhubung dengan informasi yang dilaporkan warga.

“Menggunakan teknologi mobile, kami telah memberi mereka suara dan saluran untuk mengkomunikasikan pengalaman mereka secara langsung kepada pemerintah,” kata dia.

Melalui data itu, IBM akan melihat secara real time dalam peta, yang mana akan tampil peta berwarna merah menunjukkan masalah yang terkait Ebola.

Kontribusi IBM disambut positif oleh Khadijah Sesay, Direktur Inisiatif Pemerintahan Terbuka Sierra Leone.

“Ini telah membantu membuka saluran dengan masayakat umum sehingga kami dapat mempelajari saran mereka serta membuat kebijakan tindak lanjut dalam memerangi Ebola,” ucapnya.

Selain komunikasi via perangkat mobile, siaran radio juga digunakan mendorong orang menggunakan sistem pelaporan itu. Operator telekomunikasi setempat, Airtel mendukung perang melawan Ebola dengan menyediakan nomor gratis ke warga agar mampu mengirimkan SMS laporan penyebaran Ebola.

Untungnya, saat ini dilaporkan wilayah dengan jumlah kasus terkena Ebola  telah dipersempit dan cara pelaporan itu telah membantu pengiriman pasokan penting bagi warga misalnya sabun dan listrik.

Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/551984-cara-ibm-perangi-wabah-ebola

Untuk Apa Kemenkominfo Blokir DNS Google?

1051109googledns780x390

JAKARTA, KOMPAS.com — Awal minggu ini beredar kabar bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mulai melarang ISP Indonesia memakai DNS publik milik Google yang beralamat di 8.8.8.8 dan 8.8.4.4.

Pihak Kemenkominfo lewat juru bicara Ismail Cawidu telah menyuarakan bantahanmengenai dugaan tersebut. Belakangan, muncul pendapat lain dari Dirjen Aplikasi dan Teknologi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Bambang Heru Tjahjoho mengenai pemblokiran DNS ini.

<span”>”Kominfo sejak diberlakukannya Permenkominfo No 19-2014 memang tidak memperbolehkan penggunaan DNS lain yang tidak memiliki filtering Database Trust+. Jadi tidak hanya DNS Google saja,” kata Bambang dalam e-mail yang dilayangkan keDailySocial.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif yang dimaksud Bambang telah disahkan pada Juli lalu.

Lalu, untuk apa Kemenkominfo melarang penggunaan DNS yang tidak memiliki filtering database Trust+? Menurut Bambang, tujuannya tak lain untuk mencegah pengelabuan DNS yang memungkinkan pengguna mengakses konten negatif internet.

Bambang mencontohkan Biznet sebagai salah satu penggelar jasa akses internet (ISP) yang memblokir DNS di luar miliknya sendiri.

“Pemblokiran DNS ini merupakan suatu upaya untuk mencegah pelanggan mengelabui DNS Biznet dalam mengakses konten yang tidak diperbolehkan oleh Biznet maupun ISP nasional berlisensi lainnya,” kata Bambang.

Dia menambahkan bahwa 90 persen situs dalam daftar hitam database Trust+ mengandung konten pornografi terlarang sebagaimana diterangkan oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-Undang Pornografi.

Selain Biznet, ISP lain yang ditengarai telah melakukan pemblokiran DNS serupa adalah Telkom Speedy.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/10/09/10243447/Untuk.Apa.Kemenkominfo.Blokir.DNS.Google.

Resmi Dipecah, Ini Nama 2 Perusahaan Baru Hewlett-Packard

1631251hp-logo-0405203780x390

KOMPAS.com – CEO Hewlett-Packard, Meg Whitman pada Senin (6/10/2014) secara resmi mengumumkan bahwa perusahaan yang dipimpimnya akan dibagi menjadi dua. Raksasa industri teknologi itu akan memiliki dua perusahaan baru dengan nama, Hewlett-Packard Enterprise dan HP Inc.

Hewlett Packard Enterprise, dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Selasa (7/10/2014), akan menjual perangkat data center dan aplikasi terkait dengan layanan server. Sementara perusahaan HP Inc. akan berkonsentrasi dalam bisnis penjualan PC dan perangkat printer.

Dua nakhoda sudah disiapkan HP untuk menjadi pucuk pimpinan dua perusahaan, Whitman akan bertanggungjawab sepenuhnya atas Hewlett-Packard Enterprise, sementara Dion Weisler yang sebelumnya menjabat sebagai Head of PC and Printer akan menjadi CEO HP Inc.

Dengan membagi dua perusahaannya, HP berharap Hewlett-Packard Enterprise akan memiliki pendapatan 58,4 miliar dollar AS dengan profit operasi sebesar 6 miliar dollar AS. Sementara HP Inc. akan memiliki pendapatan 57,2 miliar dollar AS dan profit operasi 5,4 miliar dollar AS.

Bersamaan dengan pemisahan dua perusahaan tersebut, HP yang juga akan memberhentikan sejumlah 55.000 karyawannya. Sebelumnya, di bawah Whitman, HP telah memiliki program pengurangan karyawan yang jumlahnya mencapai 36.000 orang.

Menurut Bloomberg, Hewlett-Packard Enterprise akan menghadapi persaingan yang ketat di pasar server mengingat kompetitornya seperti IBM, Oracle, dan EMC saat ini telah memiliki profit dan cash flow yang lebih tinggi.

Sementara bagi HP Inc., saat ini perusahaan belum memiliki produk unggulan yang bisa menggebrak pasar dan menghasilkan pendapatan dalam jumlah besar. Transisi HP ke era mobile computing juga belum sepenuhnya selesai dilakukan.

HP mencoba melawan sikap pesimis para pengamat dengan memberikan argumen bahwa dengan membagi dua perusahaan, masing-masing perusahaan bisa lebih fokus membidik pasar dan bertindak lebih cepat.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/10/07/10540077/Resmi.Dipecah.Ini.Nama.2.Perusahaan.Baru.Hewlett-Packard

Cosmos Browser Mobile yang Bisa Digunakan Tanpa Koneksi Internet

logo-cosmos

Saat menemukan informasi bahwa ada browser yang tidak memerlukan koneksi data/internet, sepertinya mendengarkan sesuatu hal yang tidak mungkin. Bagaimana mungkin sebuah browser kok bisa berfungsi tanpa koneksi data seperti GPRS atau Wifi?? Bagaimana bisa??? Cosmos adalah aplikasi browser Android yang bisa melakukan hal tersebut dan merupakan hasil karya dari 4 orang hacker pada acara MHacks, sebuah kompetisi pemrograman bagi pelajar di Amerika Serikat yang diikuti oleh pelajar dari seluruh dunia.

Begini contoh tampilan sebuah halaman web browser tersebut:

browser-cosmos

Ternyata ada teknik jitu yang memungkinkan kita membuka alamat URL tertentu pada browser Cosmos ini yang kemudian menampilkan isi alamat url tersebut, ternyata di balik layar browser ini memanfaatkan SMS untuk lalu lintas data.

Jadi cara kerjanya adalah sebagai berikut:

  1. Pengguna mengetikkan alamat web/URL pada browser Cosmos
  2. Browser mengirimkan alamat ini ke server Cosmos melalui SMS
  3. Server Cosmos mengakses alamat URL yang diminta dan menghilangkan bagian-bagian yang berat seperti image, CSS dan Javascript
  4. Server Cosmos menghasilkan kode HTML yang sederhana yang sudah dimampatkan(dikompresi) dan mengirimkan balik ke browser melalui SMS
  5. Browser Cosmos menampilkan kode HTML yang sudah disederhanakan tersebut

Walau mungkin browser Cosmos ini tidak bisa berfungsi maksimal untuk browsing karena berbagai keterbatasan yang ada tapi memungkinkan kita tetap bisa mengakses halaman web yang kita inginkan saat berada dalam situasi atau kondisi di mana kita tidak memiliki akses internet/koneksi data.

Di balik layar Cosmos menggunakan teknologi Node JS serta Twilio API (layanan SMS yg bisa diintegrasikan melalui pemrograman )

Sayangnya saat penulisan ini, aplikasi Cosmos sedang ditarik dari Play Store karena mengalami masalah dana dan mereka sedang berusaha mencari dana tambahan untuk membiayai berbagai biaya operasional yang semakin membengkak dikarenakan popularitas browser ini.

Apabila Anda ingin menyumbang bisa mengunjungi alamat berikut: https://www.tilt.com/campaigns/cosmos-browser/description

Bahkan Anda pun bisa menengok kode program dari browser ini di https://github.com/ColdSauce/CosmosBrowserAndroid

Atau Anda dapat mengunjungi situs web mereka di: http://cosmosbrowser.org

Sumber: http://www.beritateknologi.com/cosmos-browser-mobile-yang-bisa-digunakan-tanpa-koneksi-internet/

Bukan Windows 9, Microsoft Resmikan Windows 10

0628056windows10startmenu780x390

KOMPAS.com – Microsoft telah mengumumkan secara resmi nama sistem operasinya yang akan datang. Jika selama ini dirumorkan akan bernama Windows 9, ternyata sistem operasi itu akan dinamai Windows 10.

Seperti diberitakan TheVerge, Rabu (1/10/2014), Microsoft menyebut Windows 10 sebagai “platform paling komprehensif” karena sistem itu akan tersedia untuk berbagai perangkat, mobile dan desktop.

Developer pun akan bisa membuat aplikasi di atas Windows 10 yang sifatnya universal, alias bisa berjalan di semua platform, baik mobile maupun desktop.

Menurut TheVerge, Microsoft menjelaskan Windows 10 sebagai berikut:

Windows 10 akan berjalan di tipe perangkat yang luas — dari Internet of Things ke server dan datacenter di seluruh dunia. Beberapa perangkat ini punya layar 4 inchi – beberapa memiliki layar hingga 80 inchi — dan ada juga yang tak punya layar. Beberapa bisa Anda genggam, ada yang digunakan dari jarak 10 kaki. Beberapa perangkat ini akan Anda sentuh atau gunakan stylus, yang lainnya memakai keyboard/mouse, yang lain lagi memakai kendali jarak jauh atau gerak — dan ada perangkat yang bisa berubah-ubah jenis inputnya.

Microsoft tampaknya mencoba mengulang kisah sukses WIndows 7 dan “melupakan” Windows 8. Karena, yang diincar oleh Windows 10 memang menggiring pengguna Windows 7 ke Windows 10.

“Kami ingin pengguna Windows 7 merasakan bahwa selama ini mereka mengemudikan Prius generasi pertama, dan Windows 10 itu bagaikan Tesla,” ujar Joe Belfiore,  Corporate Vice President, Operating Systems Group,  Microsoft.

Dari sisi tampilan, layar “Metro” dan menu Start telah digabungkan. Sehingga tak lagi sebuah layar besar yang selama ini terasa tidak nyaman untuk mereka yang pindah dari Windows 7 ke Windows 8.

Namun, Live Tiles dikatakan masih akan tetap ada. “Tiles dan icon yang ditampilkan adalah gabungan dari apps klasik dan apps universal yang baru,” kata Belfiore.

Belfiore pun menekankan bahwa dualisme yang muncul di Windows 8, antara aplikasi modern dan aplikasi klasik, tak lagi diinginkan. “Kami mau pengguna mouse dan keyboard tetap memiliki pengalaman User Interface yang familier,” ujarnya.

Meski demikian, tampilan layar penuh untuk pengguna layar sentuh seperti yang sekarang ada di Windows 8 bakalan tetap ada. Tampilan ini hadir dalam modus khusus bernama Continuum.

Windows 10 akan diluncurkan untuk umum pada akhir 2015. Program tinjauan awal bagi pengguna, bernama “Insider Program”, akan digelar awal Oktober ini.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/10/01/06311497/Bukan.Windows.9.Microsoft.Resmikan.Windows.10