“Samsung Sudah Punya ‘iPhone 6’ Setahun Lalu”

17245921324372780x390

KOMPAS.com – iPhone 6 menjadi pembicaraan hangat selama dua pekan belakangan ini. Tak terkecuali bos-bos perusahaan teknologi besar, seperti Eric Schmidt.

Schmidt yang merupakan Google Executive Chairman itu sempat ditanyai pendapatnya tentang perangkat smartphone terbaru Apple itu oleh Bloomberg TV. Lantas, apa pendapat Schmidt?

“Saya beritahu pendapat saya (tentang iPhone 6), Samsung sudah punya produk seperti itu sejak setahun yang lalu,” demikian ujar Schmidt seperti dilansir dari Mashable(25/9/2014).

Meski tak disebutkan namanya, produk yang dimaksud oleh Schmidt adalah Galaxy Note 3 yang diluncurkan Samsung setahun yang lalu, September 2013.

iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang baru saja diluncurkan Apple pada awal September ini memang memiliki beberapa fitur yang sebelumnya sudah dimiliki Galaxy Note 3, seperti layar yang lebih besar (5,7 inci), fitur NFC, notifikasi, serta dukungan keyboard dari pihak ketiga.

Pria yang juga mantan CEO Google itu juga mengakui bahwa kompetisi Google dan Apple di pasar smartphone masih akan sengit. Bahkan ia menggambarkan persaingannya itu dengan istilah “brutal.”

“(Persaingan) antara Google dan Apple, akan ada perlombaan yang sangat sangat ketat,” ujar Schmidt.

Soal ukuran layar iPhone 6 yang jadi lebar, Samsung juga sudah mengeluarkan sindiran yang menyaru sebagai iklan Galaxy Note 4. Dalam iklan tersebut, Samsung menulis “No One is Going to Buy a Big Phone” yang artinya kira-kira “Tidak ada yang mau membeli ponsel berukuran besar.”

Di bawahnya, Samsung menambahkan kalimat “Tebak siapa yang sekarang berubah pikiran.”

Kutipan yang dipakai Samsung dalam foto tersebut tak lain adalah kalimat yang disampaikan oleh mendiang Steve Jobs, mantan CEO Apple di saat peluncuran iPhone 4.

Apple sejak dulu memang konsisten dengan pernyataan Steve Jobs di atas dengan membuat iPhone dengan layar kecil, maksimal 4 inci. Namun akhirnya, Apple “menyerah” dengan merilis iPhone 6 berlayar 4,7 inci dan iPhone 6 Plus dengan layar 5,5 inci.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/09/26/16520537/.Samsung.Sudah.Punya.iPhone.6.Setahun.Lalu.

Galaxy S IV Pakai Layar Sentuh Ajaib?

Jakarta – Rumor mengenai fitur yang disematkan di Galaxy S IV terus bertebaran. Kabar terbaru, calon handset jagoan Samsung tersebut bisa dioperasikan tanpa harus menyentuh layarnya.

Maka cukup dengan menggerakkan tangan di atas layarnya tanpa benar-benar menyentuh, beberapa fungsi di Galaxy S IV sudah bisa dioperasikan.

Teknologi layar ajaib ini sejatinya sudah ada di Sony Xperia Sola yang keluar tahun 2012 lalu dengan sebutan floating touch. Namun di Sola, teknologi tersebut masih terbatas fungsinya dan dimaksimalkan hanya di menu web browser.

Nah, teknologi yang ada di S IV kabarnya selangkah lebih maju. Samsung dilaporkan akan memakai chip bernama maxTouch S sehingga sebagian besar fungsi bisa dioperasikan tanpa perlu menekan layar S IV.

Seperti biasa, tidak ada konfirmasi resmi dari Samsung mengenai laporan tersebut. Mereka masih mencoba merahasiakan rapat-rapat fitur di Galaxy S IV sampai waktu peluncurannya nanti.

Galaxy S IV diduga kuat muncul secara resmi pada bulan Maret mendatang atau tidak lama sesudahnya. Demikian seperti detikINET kutip dari BGR, Jumat (8/2/2013).

Hewlett-Packard (HP) Rilis Pavilion 14 Chromebook

Timlo.net — Hewlett-Packard (HP) mengumumkan laptop Chromebook pertamanya, Senin (4/2) yang memperlebar ekspansi perusahaan tersebut serta pendekatan multi-OS untuk menawarkan lebih banyak pilihan pada pengguna. Laptop berbasis sistem operasi Google Chrome ini diposisikan sebagai laptop berharga rendah untuk para pelanggan berbudget rendah dan akan meneruskan kesuksesan netbook yang populer beberapa tahun lalu.

HP Pavilion 14 Chromebook menonjolkan layar yang kira-kira 2 inci lebih lebar dibandingkan dengan produk Chromebook lain di pasaran saat ini. Dengan layar 14 inci beresolusi 1366×768 dan ditenagai dengan prosesor Intel Celeron (1,1GHz), memori DDR3 2GB, 16GB solid-state storage (SSD) dan hardware lain. Keamanan hardware ekstra ini disediakan lewat Trusted Platform Module (TPM) untuk melindungi terhadap akses tidak sah terhadap data sensitif dan rahasia sehingga para pelanggan bisa merasa nyaman mengetahui bahwa data pribadi mereka aman. Baterai laptop ini diperkirakan sanggup bertahan selama 4 jam dan 15 menit, mungkin karena besarnya layar serta rendahnya kemampuan prosesor yang hemat energi di Google Chrome.

PC berbasis Google Chrome ini menyediakan jalan kepada pengalaman komputasi yang cepat dan mudah serta akses ke layanan populer seperti Google Search, Gmail, Youtube, Google Drive dan Google+ Hangouts video chat untuk banyak orang sekaligus aplikasi-aplikasi di Chrome Web Store.

“Google Chrome OS menunjukkan daya tarik yang hebat terhadap pengguna yang semakin bertumbuh. Dengan HP Chromebook, para pelanggan bisa mencoba mendapat pengalaman Google dalam laptop berukuran penuh-semua didukung dengan layanan dan merk kami,” kata Kevin Frost, vice president dan general manager of consumer PCs, printing and personal system di HP.

Chromebook ini dijual di Amerika Serikat (AS) dengan harga $329.99 (Rp 3,1 juta).

Sumber: http://www.timlo.net/baca/60872/hewlett-packard-hp-rilis-pavilion-14-chromebook/

Rumor: Apple akan Meluncurkan Tiga iPhone Baru Tahun Ini

Laporan dari Asia menyatakan bahwa Apple sedang mengerjakan tiga model iPhone terbaru, dua akan keluar pada Juni.

Laporan tersebut berasal dari rantai sumber. The Commercial Times dari Taiwan adalah sumber berita ini, kemudian diangkat oleh China Times. Laporan China Times tersebut kemudian diterjemahkan oelh BrightWire yang mengatakan bahwa mereka menerjemahkan berbagai berita internasional. Dari situlah kemudian berita ini diangkat oleh blog-blog Apple.

Jadi, untuk sementara anggap ringan saja berita ini. Meski begitu, ada beberapa informasi akurat dari rantai suplai Asia dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan-laporan tersebut, Apple akan meluncurkan iPhone 4 inci dan 4,8 inci sebelum akhir Juni. IPhone berukuran 4,8 inci akan disebut “iPhone Math” yang terdengar aneh. Kami tak dapat membayangkan Apple akan menamai iPhone besar dengan nama “Math”.

(Tapi, kami juga tak bisa membayangkan Apple akan memberi nama iPad buat iPad, dan ternyata itu terjadi. Jadi semua bisa terwujud.)

Kemudian, beberapa saat sebelum Natal, ada iPhone lain lagi yang akan muncul dengna kamera 12 megapixel, menurut laporan tersebut.

Di situ juga disebutkan bahwa Apple akan meluncurkan Apple TV tahun ini.

Laporan soal telepon berukuran 4,8 inci adalah yang paling menarik. Apple hanyalah satu-satunya produsen smartphone yang tak membuat ponsel besar. Ponsel besar ternyata kini sangat populer di kalangan konsumen.

IPhone yang lebih besar berisiko untuk memecah pasar iOS. Aplikasi dari para pengembang harus cukup untuk layar berukuran 3,5 inci, 4 inci, 7,8 inci, dan 9,7 inci. Mungkin Apple akan mengeluarkan solusi piranti lunak elegan untuk mengatasi masalah ini.

Yang menarik dari isu ini adalah ia muncul seminggu sesudah Wall Street Journal dan Nikkei melaporkan bahwa Apple mengurangi pesanan layar iPhone. Begitu laporan tersebut keluar, saham Apple langsung jatuh. Begitu juga saham para suplier Apple.

BrightWire, dalam rangkuman laporannya menulis, “Pengiriman komponen, termasuk layar sentuh dan kamera, akan naik signifikan pada bulan Maret, dan pembuat iPhone akan memulai produksi pada akhir April. Maka suplier Apple akan mengalami pertumbuhan besar pada Q2 2013.”

Kami mungkin menganalisis terlalu dalam, tapi sepertinya supplier Apple mulai membocorkan rencana ini untuk memberi tahu pasar bahwa mereka tak benar-benar merugi. Mengenai kelayakan sumber laporan ini, kami serahkan pada Anda.

Meski begitu, ini bukan pertama kalinya kami mendengar Apple tengah mengembangkan iPhone yang lebih besar. Jadi kami tak mau begitu saja mendiamkan laporan ini.

Yang jelas, ada sesuatu yang terjadi dalam Apple. Tampaknya bisnis iPhone sedang bersiap menghadapi kejutan besar pada 2013.

Sumber: http://id.berita.yahoo.com/rumor-apple-akan-meluncurkan-tiga-iphone-baru-tahun-ini-062745989.html

Pengguna Internet 2,4 Miliar, Jumlah Situs Tembus 634 Juta

Jakarta – Perusahaan monitoring internet Royal Pingdom memaparkan hasil pantauannya yang berhubungan dengan gelombang statistik internet global di sepanjang 2012 lalu. Data-data ini cukup menarik untuk dibaca.

Meskipun kita telah seringkali melihat angka-angka seperti ini sebelumnya — misalnya, pembahasan tentang Facebook yang melewati 1 miliar pengguna pada bulan Oktober, serta 200 juta pengguna Twitter pada bulan Desember.

Namun melihat semua data-data raksasa ini berkumpul dalam satu wadah mungkin bisa mengingatkan kita, betapa kecil dan tidak signifikannya kita dalam lautan luas data yang kita kenal sebagai internet, atau belakangan tenar dengan sebutan Big Data.

Highlights dari daftar ini termasuk 2,2 miliar pengguna email di seluruh dunia — 425 juta menggunakan Gmail, menjadikannya sebagai layanan email terbesar saat ini), 634 juta website (dengan penambahan 51 juta situs ke web setiap tahunnya) dan 246 juta pendaftaran nama domain pada tahun 2012.

Ada 100 juta nama domain dotcom (sejak pertama terdaftar pada tahun 1985), 2,4 miliar pengguna internet di seluruh dunia, dan 1,2 triliun pencarian Google pada tahun 2012.

Di segmen media sosial, pada tahun 2012 lalu ada 2,7 miliar ‘like’ di Facebook setiap harinya, 175 juta tweet yang dikirim di Twitter setiap hari, sedangkan tombol +1 Google telah digunakan sebanyak 5 miliar kali per hari.

Terakhir, ada 1,3 miliar smartphone yang digunakan di seluruh dunia pada akhir 2012, 4 miliar jam video yang ditonton di YouTube setiap bulan, dan 7 petabyte foto yang diposting ke Facebook setiap bulan.

Demikian data-data hasil pantauan Royal Pingdom seperti dikutip detikINET dari Mashable, Senin (21/1/2013). Kira-kira di akhir 2013 nanti, angka-angka ini akan bertambah jadi berapa ya?

sumber : http://inet.detik.com/read/2013/01/21/081040/2147888/398/pengguna-internet-24-miliar-jumlah-situs-tembus-634-juta?i991102105

Smartphone Ubuntu Incar Pengguna High End & Entry Level

Jakarta – OS Ubuntu yang baru saja diperkenalkan oleh Canonnical– perusahaan di balik distribusi Ubuntu– akan menyasar dua segmen pengguna mobile, yakni smartphone high end dan menengah ke bawah.

Pendiri Canonical Mark Shuttleworth mengatakan, OS Ubuntu untuk smartphone dapat membantu operator meningkatkan penggunaan data di antara konsumen yang biasanya hanya menggunakan untuk telepon dan pesan saja. Selain itu, juga dapat merangkul pengguna yang biasa memanfaatkan penggunaan web dan email di ponsel mereka.

“Kami mendefinisikan era baru konvergensi di bidang teknologi, dengan satu sistem operasi terpadu yang mendukung komputasi awan, pusat data, PC dan consumer electronics lainnya,” kata Shuttleworth, sepertidetikINET kutip dari The Next Web, Kamis (3/1/2013).

Dalam sebuah demo, tampak interface smartphone berbasis Ubuntu ini cukup menarik dengan keempat tepi layarnya yang bisa menampilkan menu atau ikon aplikasi.

Pengguna dengan mudah menemukan konten dan beralih di antara aplikasi dengan menyapu ke semua empat sisi layar.

OS ini akan akan mendukung web yang berbasis HTML5 dan aplikasi bawaan asli–yang mungkin akan tersedia dalam tool aplikasi layaknya App Store atau Play Store.