Dr. Watson Akan Bantu Obati Penyakit

discoveryadvisor_01

IBM dikabarkan terus mengembangkan cognitive computing via purwarupa Watson. Watson diharapkan bisa membantu mempercepat penemuan ilmiah dalam bidang medis. Caranya adalah dengan melakukan scanning sejumlah besar buku rujukan dan data secara lebih cepat dibandingkan yang bisa dilakukan manusia serta menyarankan penanganan yang paling memungkinkan.

Menurut PCWorld, dalam pameran di New York belum lama ini, IBM telah mempertontonkan layanan cloud-nya yang diberi nama Watson Discovery Advisor. Layanan ini, bisa membantu para peneliti kedokteran mencari data terbaru di antara “tumpukan” masif data.

Dalam acara tersebut, Senior Vice President IBM, Mike Rhodin menunjukkan bagaimana Watson dapat mempercepat pencarian rujukan kedokteran dan analisisnya terhadap bidang tertentu, sebuah proses yang cukup sulit dilakukan bahkan oleh sekelompok tim riset dengan anggota yang cukup banyak.

Menurut IBM, informasi kedokteran dan medis bertambah dua kali lipat setiap tiga tahun dan pada tahun 2020 akan bertambah dua kali lipat setiap 73 hari. Akibatnya, seorang dokter tidak bisa lagi mengandalkan ketrampilan kedokterannya, bahkan jika ditambah dengan kegiatan membaca jurnal kedokteran terbaru secara intensif. Di sinilah Watson berperan dengan cara melakukan pekerjaan yang diperlukan di latar belakang. Tujuannya adalah untuk mempersempit informasi yang ada untuk menghasilkan kemungkinan penanganan yang sesuai.

Dalam demonya di acara ini, IBM menunjukkan peran Watson yang membantu Baylor College of Medicine. Watson melakukan identifikasi penanganan yang paling mungkin secara lebih cepat terhadap protein yang berkaitan dengan banyak kasus kanker, yakni p53.

IBM menyatakan bahwa sebanyak lebih dari 70 ribu karya ilmiah tentang p53 telah ditulis. Seorang peneliti tentu tidak akan mungkin membaca semua karya ilmiah itu dalam waktu singkat. Nah, Watson berperan dalam hal ini dengan kemampuannya menyisir aneka karya ilmiah ini untuk menyarankan sejumlah protein lain yang bisa mengendalikan aktivitas p53. Menggunakan hasil analisis Watson, para peneliti berhasil menemukan tujuh protein dalam waktu beberapa minggu saja untuk mendapatkan pengobatan yang paling sesuai. Biasanya, para dokter dan peneliti membutuhkan waktu setahun untuk menemukan pengobatan yang tepat.

Sumber: http://www.infokomputer.com/2014/08/berita/berita-reguler/dr-watson-akan-bantu-obati-penyakit/

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.