E-Retribusi

E-Retribusi adalah suatu sistem aplikasi untuk Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota dan aplikasi ini terkoneksi dengan pihak Bank Daerah dimana wajib retribusi adalah nasabah Bank tersebut.

E-Retribusi merupakan layanan berbasis internet nirkabel yang memungkinkan para pemilik Kios dan Los untuk melakukan transaksi pembayaran dengan aman dan nyaman melalui perangkat mesin Kios     E-Retribusi. Pemilik kios dalam melakukan pembayaran menggunakan Kartu E-Retribusi. Pembayaran dengan melakukan tap Kartu E-Retribusi pada mesin Kiosk mempermudah setiap pemilik kios untuk melakukan pembayaran. Agar sistem pembayaran E-Retribusi dapat berjalan dengan baik, bank yang memberikan fasilitas E-Retribusi harus memastikan bahwa sistem tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Harapannya setiap pemilik kios dalam penggunaan sistem E-Retribusi lebih meningkat dan banyak pemilik kios yang memiliki kepercayaan dalam melakukan pembayaran.

Infrastruktur Layanan E-Retribusi

 

Layanan E-Retribusi yang digunakan oleh pemilik Kios terhubung ke Core Bank dan Sistem E-Retribusi melalui jaringan Internet, infrastruktur layanan pendukung dari layanan tersebut yaitu :

  • Core Banking System
  • Sistem E-Retribusi
  • Card Management System
  • Device Controller
  • Reader Top Up
  • Kiosk E-Retribusi.

Keuntungan

  1. Pemerintah Daerah mempunyai tanggung jawab pelayanan untuk masyarakat.
  2. Mengurangi tingkat kebocoran setoran uang Retribusi.
  3. Laporan Realtime setiap hari dapat diketahui oleh pejabat yang berwenang (Walikota/Bupati dan Kepala Dinas)
  4. Seluruh wajib pajak yang ada adalah Nasabah dari Bank Daerah.
  5. Kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Daerah dan Bank Daerah semakin besar.
  6. Semua transaksi retribusi akan mengalir ke Bank Daerah.
  7. Ikut mencanangkan program Bank Indonesia Gerakan Nasioanal Non-Tunai
  8. Semakin banyak nasabah yang didapat oleh Bank Daerah karena wajib retribusi adalah juga nasabah Bank tersebut.
  9. Semakin banyak dan besar dana masyarakat yang mengalir ke Bank Daerah karena hampir nantinya seluruh wajib pajak/ wajib retribusi daerah adalah nasabah Bank tersebut.

Cara Terbaik Merawat PC

Alhamdulillah sahabat pengguna komputer khusus pecinta PC atau Personal Komputer, pada pagi yang sangat indah ini kembali saya akan membagikan postingan terbaru dengan Judul 4 Cara Terbaik Merawat PC. Anda mungkin termasuk orang yang cuek terhadap keadaan PC Anda di rumah. Merawat PC atau Komputer wajib dilakukan karena setiap kotoran yang masuk ke dalam casing komputer akan mengakibatkan kerusakan pada komponen yang ada di dalamnya.

4 Cara Terbaik Merawat PC

4 Cara Terbaik Merawat PC

 

Alhasil komponen komputer Anda menjadi tidak Awet dan berumur pendek. Komputer wajib di bersihkan dalam jangka waktu tertentu. Oleh karena itu Gamerindo memberikan beberapa cara Merawat PC agar lebih awet dan komponennya berumur lebih panjang.

1. Pertama

Bersihkan bagian dalam PC (harus). Setidaknya satu bulan sekali anda harus membersihkan bagian dalam PC Anda. Kenapa? karena walaupun tertutup, pasti ada kotoran yang masuk ke dalamnya, yaitu partikel-partikel debu kecil yang lama-lama akan menumpuk di dalamnya. Ini harus, karena partikel debu tersebut bisa menyebabkan konsleting pada komponen PC. Lebih baik mencegahkan dari pada mengobati.

2. Kedua

Tambahkan kipas pada cassing PC. Ingat kipas pada cassing lebih baik mengarahkan angin keluar, artinya membuang panas dari dalam PC. Jangan membaliknya, artinya memasukkan angin luar ke dalam. Kenapa? Karena pada kipas Procie dan VGA membuang panas keluar, jiks pada cassing kipas membawa angin dari luar ke dalam, panas akan terkumpul di dalam casing tidak bisa keluar, ya kalau angin dari luar terus dingin kalau panas juga! Hehehe

Kipas yang mengarah keluar lebih sedikit partikel debu yang masuk ke dalam PC. Kalau kipas anda mengarah ke dalam, jangka waktu 3 hari saja PC anda sudah penuh dengan debu (kipas yang mengarah keluar saja partikel debu masih bisa masuk, bagaimana kalau debunya yang disuruh masuk?) Hehehe.

Perlu diingat pada saat menambah kipas, perhitungan pemakaian listrik pada kipas berapa dan berapa kemampuan Power Supply dalam memasok listrik. Jangan berlebihan memasang kipas sehingga PSU tidak sanggup memberi pasokan listrik seluruh komponen PC.

3. Ketiga

Bongkar seluruh komponen PC dan bersihkan. Setidaknya 4-5 bulan sekali anda harus membongkar seluruh komponen dan membersihkan pin-pin yang terkoneksi ke motherboard, dan jangan lupa untuk memeriksa thermalpasta pada komponen yang memerlukannya. Contoh hardware yang menggunakan Thermal Pasta adalah Processor, GPU dan Chipset Mainboard.
Pada saat pemasangan, pastikan posisi harddisk dan DVD room dalam keadaan datar atau sejajar (jangan miring). Posisi miring memungkinkan terjadi gesekan piringan DVD maupun piringan Hard Drive. Jika piringan sudah tergores otomatis Anda harus mengganti dengan yang baru.

4. Keempat

Usahakan Processor dan VGA mendapatkan pendingin yang bagus. Komponen komputer yang menghasilkan panas paling besar adalah dua komponen tersebut. GPU dan Processor. Jadi usaha Anda menggunakan pendingin yang berkualitas, agar suhu komponen utama tersebut dapat terjaga.

sumber : (http://www.it-artikel.com/2017/01/4-cara-terbaik-merawat-pc.html)